Mana yang Lebih Aman Bagi Penderita Diabetes, Teh Manis Pakai Gula Putih atau Merah ?

- Selasa, 14 September 2021 | 07:33 WIB
[Ilustrasi] Gula merah sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak lama, baik sebagai pemanis alami ataupun bumbu masakan. Lebih dari itu, gula merah juga dianggap lebih baik dikonsumsi bagi penderita diabetes daripada gula putih. (Freepik)
[Ilustrasi] Gula merah sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak lama, baik sebagai pemanis alami ataupun bumbu masakan. Lebih dari itu, gula merah juga dianggap lebih baik dikonsumsi bagi penderita diabetes daripada gula putih. (Freepik)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Gula merah sudah dikenal masyarakat Indonesia sejak lama, baik sebagai pemanis alami ataupun bumbu masakan. Lebih dari itu, gula merah juga dianggap lebih baik dikonsumsi bagi penderita diabetes daripada gula putih.

Dikutip dari alodokter.com, mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa gula merah yang berasal dari nira pohon kelapa ini memiliki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan, seperti zat besi, mineral, zinc, kalsium, kalium, polifenol, antioksidan, serta inulin. Tidak hanya itu, indeks glikemik (IG) gula merah juga lebih rendah dibandingkan dengan pemanis lainnya. Sehingga wajar bila gula merah kerap dikonsumsi penderita diabetes.

Manfaat Gula Merah Dibandingkan Gula Putih

Manfaat gula merah selama ini dianggap lebih baik dibandingkan gula putih, terlebih setelah diketahui memiliki indeks glikemik yang relatif rendah, yaitu sekitar 54. Indeks glikemik sendiri adalah angka yang menggambarkan dampak makanan tertentu terhadap peningkatan kadar gula darah seseorang.

Indeks glikemik tinggi berada di atas angka 70. Artinya, karbohidrat dalam makanan cepat terurai dan melepaskan glukosa ke darah. Beberapa makanan dengan angka IG tinggi, antara lain:
- Nasi putih
- Roti putih
- Roti gandum utuh
- Bubur nasi
- Bubur oat instan
- Kentang
- Kripik

Sementara itu, angka 55 dan di bawahnya mengindikasikan sebaliknya. Makanan dengan angka IG rendah, seperti gula merah, pasta, kacang merah, kacang kedelai, buncis, jeruk, wortel, pisang, mangga, stroberi, dan kurma. Sedangkan gula putih atau sukrosa tergolong ke dalam IG menengah di kisaran angka IG 56-69.

Namun, perlu diingat bahwa angka IG pada makanan bisa berbeda pada individu satu dengan yang lainnya, tergantung dari bagaimana mengkombinasikan makanan yang akan dikonsumsi. Misalnya, indeks glikemik gula merah yang sebenarnya rendah dapat menjadi tinggi, bila dikonsumsi bersamaan dengan bahan makanan lain yang mengandung karbohidrat dan gula tinggi.

Terlepas dari itu, dengan angka IG yang tergolong kecil, gula merah diklaim bisa menjadi pilihan yang lebih baik bagi pasien diabetes dibandingkan dengan gula putih yang angka IG-nya sedikit lebih tinggi.

Gula Merah Lebih Aman, Tapi Bukan Berarti Bebas

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tata Cara Sholat Istikharah dan Doa Setelahnya

Sabtu, 25 September 2021 | 15:39 WIB

Cara Membersihkan Organ Intim Wanita Setelah Bercinta

Kamis, 23 September 2021 | 19:40 WIB

Tidur Telanjang, Membahayakan atau Menyehatkan ?

Rabu, 22 September 2021 | 19:27 WIB

Kenali Gejala Asam Urat di Tangan dan Kaki

Rabu, 22 September 2021 | 13:57 WIB

5 Profesi di Dunia Penerbangan yang Perlu Anda Ketahui

Selasa, 21 September 2021 | 17:04 WIB

Prospek Kerja Content Writer Diprediksi Akan Cerah

Selasa, 21 September 2021 | 08:01 WIB

3 Obat Alami Asam Lambung yang Bisa Didapatkan di Rumah

Senin, 20 September 2021 | 18:26 WIB

Adab Memasang Teks Arab Atau Al-Quran di Kendaraan

Senin, 20 September 2021 | 18:08 WIB
X