Menu Sarapan yang Dapat Menurunkan Berat Badan Menurut Hasil Penelitian

- Selasa, 14 September 2021 | 07:25 WIB
Ilustrasi diet.  (PublicDomainPictures dari Pixabay )
Ilustrasi diet. (PublicDomainPictures dari Pixabay )

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Sarapan telur merupakan salah satu menu diet cepat yang bisa Anda konsumsi.

Jika ingin diet sehat, diet cepat, diet alami, dan diet murah, Anda bisa sarapan dengan telur yang kaya akan manfaat bagi kesehatan. Tentunya, cara memasak telur pun harus benar agar tidak gagal diet.

Sebuah penelitian dari Universitas Missouri, Amerika Serikat, membuktikan bahwa sarapan telur membantu menurukan berat badan. Artinya, sarapan telur cocok untuk Anda yang ingin diet sehat.

Sebanyak 65% responden yang sarapan dengan telur setiap hari berhasil mencapai berat badan ideal setelah 8 pekan. Telur mengandung banyak protein sehingga menekan nafsu makan dan mengurangi kemungkinan makan berlebih sepanjang sisa hari.

Studi yang diterbitkan Departemen Nutrisi dan Latihan Fisiologi di universitas itu juga mengungkap manfaat lain dari sarapan telur. Menyantap telur membuat glukosa darah lebih stabil dan mempercepat metabolisme melalui proses yang disebut efek termal.

Asosiasi Jantung Amerika (AHA) mendukung opsi telur sebagai menu sarapan. Menurut AHA, 72,5 persen bagian telur terdiri atas protein murni, melebihi kandungan lemaknya yang berjumlah sekitar 1,5 gram. Dari sudut pandang gizi, kandungan itu sangat baik.

Sebutir telur memberikan tubuh sebanyak 78 kalori, dengan sumber protein padat, vitamin D, san kolin. Kombinasi itu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan fungsi hati, serta mendukung perkembangan otak janin bagi ibu yang sedang mengandung.

Bukan hanya putih telur yang kaya nutrisi, kuning telur juga amat penting karena sumber signifikan lutein dan zeaxanthin. Nutrisi itu terbukti mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula, penyebab utama kebutaan pada orang di atas usia 55 tahun.

Sebagian orang menyangsikan manfaat telur karena menganggapnya mengandung kolesterol dalam jumlah tinggi. Selama Anda bukan pengidap penyakit jantung, diabetes, atau pernah terkena serangan jantung, sarapan telur dalam jumlah wajar tetap menyehatkan.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tata Cara Sholat Istikharah dan Doa Setelahnya

Sabtu, 25 September 2021 | 15:39 WIB

Cara Membersihkan Organ Intim Wanita Setelah Bercinta

Kamis, 23 September 2021 | 19:40 WIB

Tidur Telanjang, Membahayakan atau Menyehatkan ?

Rabu, 22 September 2021 | 19:27 WIB

Kenali Gejala Asam Urat di Tangan dan Kaki

Rabu, 22 September 2021 | 13:57 WIB

5 Profesi di Dunia Penerbangan yang Perlu Anda Ketahui

Selasa, 21 September 2021 | 17:04 WIB

Prospek Kerja Content Writer Diprediksi Akan Cerah

Selasa, 21 September 2021 | 08:01 WIB

3 Obat Alami Asam Lambung yang Bisa Didapatkan di Rumah

Senin, 20 September 2021 | 18:26 WIB

Adab Memasang Teks Arab Atau Al-Quran di Kendaraan

Senin, 20 September 2021 | 18:08 WIB
X