Gubernur Jatim Khofifah Bantah Manipulasi Data Covid-19

- Jumat, 30 Juli 2021 | 21:10 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Humas Pemprov Jatim)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membantah dirinya memanipulasi data Covid-19.

Baik itu data tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19, data tingkat keterisian rumah sakit, maupun data kematian akibat Covid-19.

Bantahan tersebut disampaikannya usai merasa dituduh memanipulasi data Covid-19 Jatim.

"Soal data mortalitas, seolah-olah Pemprov (Jatim) ini jadi tertuduh. Atau Gubernur lah sudah," kata Khofifah, Jumat (30/7/2021), dikutip dari Republika.

Khofifah menyatakan, bantahan yang disampaikan dalam forum tersebut sama sekali tidak ada nuansa bela diri.

Dalam sistem pelaporan data Covid-19, kata dia, tidak ada data apapun yang dilaporkan Pemprov, apalagi gubernur.

Khofifah mengatakan, pelaporan data Covid-19 semuanya dilakukan dari bawah ke atas.

Dia mencontohkan pelaporan kasus positif Covid-19 harian, maka yang melakukan input data adalah pengelola lab ke New-all Record (NAR) Kemenkes.

"Pengelola lab sebagian besar adalah swasta. Tidak ada harus koordinasi pengelola lab dengan gubernur," ujar Khofifah.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Jadwal Salat Kota Surabaya 12 Agustus 2021

Kamis, 12 Agustus 2021 | 02:59 WIB

Pasien Covid-19 di RSLT Kota Surabaya Nol

Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:55 WIB
X