Karya Sineas asal Surabaya Tembus 200 Ribu Penonton di Youtube Selama PPKM Darurat

- Selasa, 20 Juli 2021 | 16:11 WIB
Diharapkan Song of Hyena bisa opsi hiburan bagi khalayak Indonesia bersama keluarga selama PPKM Darurat. (Ist)
Diharapkan Song of Hyena bisa opsi hiburan bagi khalayak Indonesia bersama keluarga selama PPKM Darurat. (Ist)

GENTENG, AYOSURABAYA.COM - Executive Producer serial film Song of Hyena, Zainal Yudha Purnama mengaku puas dengan pencapaian tim produksi serial film yang mengupas isu tentang hak-hak kaum hawa di bumi pertiwi. Menurutnya, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diberlakukan sedari 3 Juli 2021 dinilai berpengaruh terhadap animo masyarakat untuk menyaksikan film garapannya.

"Sejak dirilis awal Juli, film ini mendapat respon positif dari pecinta film," kata Yudha melalui keterangan tertulis, Selasa 20 Juli 2021. 

Terbukti, dalam waktu 2 pekan, film besutannya bersama tim sudah disaksikan sekitar 200.000 orang secara daring. Menurutnya, hal tersebut adalah capaian positif bagi dirinya dan tim untuk lebih optimis mengembangkan kreativitas dan segudang ide untuk ke depannya. 

Yudha berharap, Song of Hyena bisa opsi hiburan bagi khalayak Indonesia bersama keluarga selama PPKM Darurat. "Pemberlakuan PPKM Darurat yang membatasi mobilitas masyarakat di luar rumah, juga berpengaruh terhadap banyaknya masyarakat mengisi waktu saat berada di rumah," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Jawa Timur (PKK Jatim), Arumi Bachsin dan Ketua Tim Penggerak PKK Surabaya, Rini Indriyani mengapresiasi film karya sineas asal kota pahlawan yang dirilis di channel YouTube Kreasitama pada 2 Juli 2021 itu. "Saya sangat senang, sempat menyaksikan serial film Song of Hyena ini," tuturnya melalui keterangan tertulis.

Arumi berharap, film tersebut bisa menginspirasi sineas muda dari seluruh daerah di Jatim. Ia ingin, muda-mudi Jatim juga bisa melakukan hal serupa. "Harapannya ada banyak lagi karya menarik lainnya," katanya. 

Serial film yang dibintangi Aldo Sopamena, Igar Gusti, Sabrina Sausan, Kun Baehaqi, Trisha Zoe, Felicia Amerda, hingga Eddy Lagos, itu mengkisahkan tentang 3 tokoh perempuan pemberani yang mewakili keunikan karakter perempuan Indonesia. Film tersebut disutradarai dan ditulis Ryo Maestro. 

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Terkini

Jadwal Salat Kota Surabaya 12 Agustus 2021

Kamis, 12 Agustus 2021 | 02:59 WIB

Pasien Covid-19 di RSLT Kota Surabaya Nol

Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:55 WIB
X