Sebar Hoaks Tetangga Mati Usai Vaksin Sinovac, Pemuda Terancam Penjara 6 Tahun

- Senin, 12 Juli 2021 | 21:05 WIB
Sebar Hoaks Tetangga Mati Usai Vaksin Sinovac, Pemuda Terancam Penjara 6 Tahun. (Beritajatim)
Sebar Hoaks Tetangga Mati Usai Vaksin Sinovac, Pemuda Terancam Penjara 6 Tahun. (Beritajatim)

SUMENEP, AYOSURABAYA.COM – Muksi, warga Dusun Benusan, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, mengunggah video 42 detik yang menyebut bahwa S (43), tetangganya, meninggal usai menerima vaksin Sinovac.

Karena ulahnya, dia diringkus aparat Polres setempat.

Video itu diawali dengan gambar kedatangan Ambulans dari Puskesmas Gapura, mengantarkan jenazah Seniwati ke rumah duka.

Sambari mengambil gambar situasi rumah duka saat kedatangan ambulans, Muksi memberinarasi bahwa almarhumah meninggal usai menerima vaksin.

Video yang menyebar lewat media sosial tersebut memicu keresahan warga. Buntutnya, pada Sabtu, 10 Juli 2021, keluarga korban almarhum Seniwati mengklarifikasi dan menyatakan bahwa video tersebut tidaklah benar.

Menurut keterangan keluarga, almarhumah mempunyai riwayat sakit tipus dan kolesterol.

Pada Jumat, Seniwati dibawa ke Puskesmas Gapura dengan keluhan badan panas. Setelah dicek oleh tenaga kesehatan Puskesmas, Seniwati diminta rawat inap, sambil menunggu kamar kosong di RSUD dr H. Moh. Anwar, karena pasien akan dirujuk ke sana.

Namun Allah berkehendak lain. Sebelum sempat dibawa ke RSUD, Seniwati meninggal di Puskesmas.

“Kabar yang menyatakan Ibu Seniwati meninggal karena vaksin ini tidak benar. Karena kenyataannya, ibu Seniwati memang belum vaksin. Beliau meninggal karena sakit yang dideritanya,” kata Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, Senin, 12 Juli 2021, dikutip dari Beritajatim.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Jadwal Salat Kota Surabaya 12 Agustus 2021

Kamis, 12 Agustus 2021 | 02:59 WIB

Pasien Covid-19 di RSLT Kota Surabaya Nol

Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:55 WIB
X