Polisi Bekuk Tersangka Kericuhan di Bulak Banteng Surabaya

- Minggu, 11 Juli 2021 | 20:05 WIB
Dok. Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
Dok. Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

TANJUNG PERAK, AYOSURABAYA.COM - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil membekuk terduga pelaku provokasi dalam video yang beredar melalui WhatsApp Messenger di kawasan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya pada Sabtu 10 Juli 2021 malam kemarin.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, pihaknya telah menetapkan seorang tersangka berinisial E. Menurutnya, pria tersebut diduga kuat menjadi pemantik emosi warga dan menyebabkan kericuhan ketika petugas gabungan mengadakan operasi yustisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jalan Bhineka Raya, perbatasan Suropati dan Bulak Banteng Baru, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

Ganis menegaskan, E merupakan pemilik warung yang sempat melawan saat hendak ditertibkan. Ia menyatakan, E sempat menantang petugas ketika ditertibkan. 

Kemudian, E mengundang massa yang merupakan warga sekitar. Sehingga, terjadi pengusiran kepada petugas gabungan ketika hendak melakukan operasi yustisi kala itu.

"E melakukan penolakan, lalu dilakukan penindakan, (E) memancing dan memicu masyarakat hingga berdatangan," kata Ganis, Minggu 11 Juli 2021 

Akibat ulahnya itu, E dijerat dengan Pasal 212 KUHP karena dianggap melawan petugas yang sedang melaksanakan tugas berupa operasi yustisi. Ia terancam 4 bulan pidana penjara.

Akibat ulah E, massa yang sedang emosi kala itu sempat memecahkan kaca belakang mobil operasional yang digunakan petugas. Kendati demikian, Ganis menegaskan personelnya tengah mendalami kasus itu lebih lanjut, pun dengan terduga pelaku lainnya. "Provokator juga kita dalami," tuturnya.

Sebelumnya, sebuah video beredar di sejumlah grup WA terkait kericuhan antara masyarakat dengan petugas gabungan uang hendak melakukan operasi Yustisi pada Sabtu (10/7/2021) malam. Massa yang kadung terprovokasi, mengungkapkan beragam sumpah serapah, melempar batu, dan menantang petugas. Hingga kini, kasus tersebut masih didalami Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

 

Halaman:

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Terkini

Jadwal Salat Kota Surabaya 12 Agustus 2021

Kamis, 12 Agustus 2021 | 02:59 WIB

Pasien Covid-19 di RSLT Kota Surabaya Nol

Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:55 WIB
X