Lalu Lintas di Sekitar Penyekatan Karangpilang Macet, Pengendara Diminta Melintas Jalur Tikus

- Kamis, 8 Juli 2021 | 16:03 WIB
Suasana arus lalu lintas di kawasan penyekatan di Raya Mastrip, Kecamatan Karangpilang, Kamis 8 Juli 2021.  (Ayosurabaya.com/Praditya Fauzi Rahman)
Suasana arus lalu lintas di kawasan penyekatan di Raya Mastrip, Kecamatan Karangpilang, Kamis 8 Juli 2021. (Ayosurabaya.com/Praditya Fauzi Rahman)

KARANGPILANG, AYOSURABAYA.COM - Sejumlah pengendara kendaraan bermotor mengeluhkan penyekatan jalan yang dilakukan pemerintah di sejumlah titik di Kota Surabaya. Mau tak mau, para pengendara melintasi sejumlah jalan alternatif di perkampungan.

Pengendara motor Honda Beat asal Karangpilang bernama Ilham (32) ini misalnya, menyayangkan kebijakan yang dilakukan pemerintah. Selain menghambat mobilitas warga yang hendak beraktivitas, penyekatan juga justru mengakibatkan kemacetan.

"Dalan ditutup, kene dikongkon lewat dalan tikus, opo bedane, Mas? (jalan ditutup, sini disuruh lewat jalan tikus / alternatif, apa bedanya, Mas)," kata Ilham, Kamis 8 Juli 2021. 

Ilham mengaku sangat dirugikan akibat hal tersebut. Sebab, akses menuju rumahnya yang bisa ditempuh sekitar 500 meter, justru harus berputar balik melintasi jalan tikus sejauh 1.5 kilometer.

Ketika AyoSurabaya.com berada di kawasan Bundaran Waru, Ahmad Yani, hingga Karangpilang Surabaya, sejumlah kendaraan yang hendak melintas dicegat petugas gabungan. Petugas hanya memperbolehkan nakes dan pengendara dengan kepentingan tertentu yang melengkapi berkas swab test serta kartu vaksinasi Covid-19.

Dampak penyekatan itu mengakibatkan kemacetan sekitar 500 meter hingga 1.5 kilometer di hampir setiap titik penutupan. Tak sedikit pengendara yang berputar balik sambil menggerutu.

Dengan adanya penutupan tersebut, kendaraan besar mulai truk, trailer hingga truk tangki yang mendominasi jalan raya itu menyebabkan kemacetan  dan dialihkan ke Sidoarjo melintasi jembatan baru Karang Pilang. Beberapa pengendara mencoba menerobos penyekatan yang telah ditutup oleh barrier berwarna oranye.

Camat Karangpilang Surabaya, Eko Budi Susilo mengatakan, menerjunkan 6 orang petugas dari Satpol PP. Selama penyekatan, pihaknya memutar balikkan seluruh kendaraan, pun dengan warga sekitar yang hendak melintas agar melewati jalur tikus.

"Untuk warga biasanya jalan-jalan tikus tahu, ini dari jembatan lama ada jalan tikus masuk RT 2 karangpilang," ujar Eko kepada AyoSurabaya.com, Kamis (8/7/2021).

Halaman:

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Terkini

Jadwal Salat Kota Surabaya 12 Agustus 2021

Kamis, 12 Agustus 2021 | 02:59 WIB

Pasien Covid-19 di RSLT Kota Surabaya Nol

Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:55 WIB
X