Polisi Bongkar Kasus Narkotika Jaringan Intenasional, Amankan Sabu 20,5 Kilogram dari 5 Kurir

- Jumat, 25 Juni 2021 | 22:42 WIB
Kasatnarkoba dan Wakapolrestabes menunjukan 5 kurir dan puluhan paket sabu yang diamankan saat press release, Jumat 25 Juni 2021. (Ayosurabaya.com/Praditya Fauzi Rahman)
Kasatnarkoba dan Wakapolrestabes menunjukan 5 kurir dan puluhan paket sabu yang diamankan saat press release, Jumat 25 Juni 2021. (Ayosurabaya.com/Praditya Fauzi Rahman)

BUBUTAN, AYOSURABAYA.COM - Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Kota Besar (Satresnarkoba Polrestabes) Surabaya membongkar perdagangan narkotika jaringan internasional yang dikirim antar provinsi. Total, ada 5 tersangka yang diamankan terkait kasus sabu tersebut.

Kelima tersangka tersebut antara lain:
- CR, (30) warga Adipati Agung Dalam, Bandung,
- MA, (34) asal Paminggir, Bandung,
- EK, (38) asal Sanimbar Bohar, Taman Sidoarjo,
- FA, (25) asal Desa Bojong, Kramatmulya, Kuningan,
- CL, (22) asal Pagelaran Raya, Cipayung, Jakarta Timur.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo mengatakan, kelima pelaku mendapatkan sabu tersebut dari China. Kelimanya bertugas sebagai kurir.

"Barang (narkotika) yang diperoleh asal China, melalui Jakarta, lalu dibawa ke Surabaya," kata Hartoyo, Jumat 25 Juni 2021. 

Hartoyo menjelaskan, sebelum membekuk para pelaku, para personelnya memperoleh hasil analisa terhadap jaringan peredaran gelap narkoba di daerah Jawa Timur (Jatim), perihal akan ada pengiriman narkoba jenis sabu dari Medan ke Surabaya yang dilakukan oleh CL dan terpantau hendak mengantarkan sabu-sabu kepada CH di parkiran Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta.

"Selanjutnya Tim Opsnal Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan kegiatan penyelidikan hingga akhirnya menangkap tersangka CH bersama MA (pengemudi) pada Senin (26/4/2021) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB di Rest Aera 725-A Tol Mojokerto-Surabaya," ujarnya.

Selain membekuk kedua pelaku dalam penangkapan pertama, petugas juga menemukan barang bukti berupa 10 paket sabu-sabu yang dikemas menggunakan wadah teh berwarna hijau. Ketika dikroscek, paketan tersebut berisi sabu-sabu seberat 10.535 gram atau 10,5 kilogram.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Daniel Somanonasa Marunduri mengatakan, kedua pelaku berencana mengirimkan barang haram itu kepada calon pemesan. "Berdasarkan hasil penyidikan terhadap tersangka CH, telah mengambil dan mengirim paket narkoba sebanyak 3x atas perintah bandar dengan insial AA sejak bulan Desember 2020 hingga April 2021," katanya.

Dalam setiap pengiriman, CH memperoleh upah senilai Rp 60 juta.  Sedangkan MA, mendapatkan upah Rp 10 juta rupiah dari Tersangka CH.

Halaman:

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Terkini

Jadwal Salat Kota Surabaya 12 Agustus 2021

Kamis, 12 Agustus 2021 | 02:59 WIB

Pasien Covid-19 di RSLT Kota Surabaya Nol

Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:55 WIB
X