Pabrik Sirup Tertua di Indonesia Pernah Jadi Tempat Persembunyian Tentara Pelajar

- Minggu, 21 Februari 2021 | 10:13 WIB
Pabrik Siropen Telasih di Jalan Mliwis nomor 5 Surabaya. (ayosurabaya/Praditya Fauzi Rahman)
Pabrik Siropen Telasih di Jalan Mliwis nomor 5 Surabaya. (ayosurabaya/Praditya Fauzi Rahman)

BUBUTAN, AYOSURABAYA -- Penjajahan para kolonial Belanda dan Jepang menyisakan pelbagai kenangan bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut tak hanya menyisakan luka kendati termasuk dalam sejarah perjuangan Indonesia dalam meraih kemerdekaan.

Akan tetapi, ada hikmah dibalik itu semua. Tak hanya mampu dikisahkan kembali kepada para generasi penerus bangsa, tapi juga untuk dimanfaatkan publik. Seperti halnya bangunan kuno bekas masa penjajahan yang kini digunakan sebagai produksi Sirup Siropen ini. 

Berlokasi di Jalan Mliwis nomor 5 Surabaya, perusahaan sirup milik PT Pabrik Es Wira Jatim itu masih berdiri kokoh. Bahkan, sampai saat ini masih digunakan untuk memproduksi sirup dengan segmetasi pasar menengah ke atas tersebut. Namun, ada sejumlah kisah perjuangan arek-arek Suroboyo dibalik itu semua.

Manager Pabrik Siropen Telasih, Laode Muhammad Alfian, mengkisahkan, tempatnya bekerja saat ini merupakan salah satu bangunan yang masuk dalam Cagar Budaya di kota pahlawan. Sekitar Oktober 1945, setelah Jenderal Mallaby tewas dibunuh, para tentara pelajar bersembunyi di gedung tersebut.

AYO BACA : Siropen, Legenda Produsen Sirup Pertama di Indonesia

“Menurut garis ceritanya dulu, ini dulu tempat berkumpulnya tentara pelajar, waktu Jenderal Mallaby terbunuh,” kata Alfian kepada AyoSurabaya.com, Minggu (21/2/2021).

Setelah pertempuran dan serangan yang membabi buta dari tentara Inggris di depan gedung Internatio, mengakibatkan sebagian tentara pelajar yang mampu menyelamatkan diri bersembunyi dan membuat camp atau markas terselubung.

Pria yang akrab disapa Pak Ian itu mengimbuhkan, lambat laun bangunan itu pun masuk dalam cagar budaya sesuai ketentuan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya beberapa tahun silam. Begitu juga dengan sejumlah gedung lawas yang mengitari lokasi tersebut.

“Nah, sebagian (tentara pelajar) larinya kesini, sembunyinya disini. Kan, kebunuhnya (Jenderal Mallaby) di depan situ tuh, ini adalah basecamp yang terselubung, dan kita kan bagian dari kawasan Surabaya kota lama,” sambungnya lalu menunjuk ke arah gedung sisi belakang.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Jadwal Salat Kota Surabaya 12 Agustus 2021

Kamis, 12 Agustus 2021 | 02:59 WIB

Pasien Covid-19 di RSLT Kota Surabaya Nol

Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:55 WIB
X