Risma Resmikan Museum Pendidikan Surabaya Pada Hari Guru

- Senin, 25 November 2019 | 16:58 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini resmikan Museum Pendidikan (Dok Humas)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini resmikan Museum Pendidikan (Dok Humas)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional, Senin (25/11/2019), Pemkot Surabaya meresmikan Museum Pendidikan yang berlokasi di Jalan Genteng Kali.

"Ternyata Tuhan mengabulkan doa saya. Dengan dibantu Direktorat Jendral Kekayaan Negara (DJKN), tanah bekas asing China ini sekarang sudah bisa dikelola pemkot. Saya ingin anak-anak tahu betapa beratnya pendidikan pada masa itu," kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat peresmian.

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan melati di pintu masuk Museum Pendidikan. Saat itu, Wali Kota Risma juga sempat berkeliling menyaksikan 860 koleksi di museum baru tersebut. Satu per satu ruangan eks Taman Siswa itu dilihat oleh Wali Kota Risma. Bahkan, tak jarang ia memegang beberapa koleksi museum sembari mengingat masa lalunya.

Dalam kesempatan itu, hadir pula jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kota Surabaya, tim cagar budaya serta kepala sekolah dan guru SD-SMP se Kota Surabaya.

AYO BACA : Modus Penipuan CPNS: Catut Nama Pejabat Surabaya

Wali Kota Risma mengatakan sebenarnya gedung eks Taman Siswa itu sudah ditaksir sejak lama untuk dijadikan museum. Bahkan, ia memastikan tak ada satu pun yang diubah dari bentuk aslinya, yang dilakukan pemkot hanya memperbaiki.

Menurut dia, dengan adanya museum ini, pihaknya ingin memberikan tonggak kepada anak-anak generasi milenial bahwa pendidikan pada masa itu sangatlah berat. Itu alasan mengapa Museum Pendidikan ini dibuat dengan tujuan untuk mengerti perjuangan para pendahulu dalam menuntut ilmu yang dapat terekam dari benda-benda bersejarah itu.

"Kalau mereka tahu perjuangan zaman dahulu, maka anak-anak kita akan berjuang menggapai cita-citanya tanpa kenal putus asa dan tidak mengeluh," ujarnya.

Untuk koleksi, Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini menjelaskan sebanyak 860 koleksi di pajang di museum itu, mulai dari pendidikan masa lampau sampai pendidikan masa kini. Bahkan, dalam memperoleh barang kuno itu, Pemkot Surabaya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mencarinya dari berbagai tempat di berbagai kota.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Musim Hujan Tiba, Pohon di Surabaya Mulai Dipangkas

Kamis, 18 November 2021 | 17:19 WIB

Terbaru! Info Vaksin Surabaya Selasa 16 November 2021

Selasa, 16 November 2021 | 08:47 WIB

Simak! 5 Spot Swafoto Instagramable di Surabaya

Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:22 WIB
X