3 Kabupaten di Jatim Turun ke Level 1 PPKM

- Senin, 13 September 2021 | 15:23 WIB
Ilustrasi penyekatan di masa PPKM. (Kavin Faza)
Ilustrasi penyekatan di masa PPKM. (Kavin Faza)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Tiga kabupaten di provinsi Jawa Timur berhasil turun ke Level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Tiga kabupaten itu adalah Kabupaten Lamongan, Tuban, dan Pasuruan.

Atas hal itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan apresiasi. Menurutnya, keberhasilan yang diraih Kabupaten Lamongan, Tuban dan Pasuruan, adalah berkat kerja sama bersama antara antara Pemkab, TNI, Polri, Forkopimda dan seluruh jajaran masyarakat.

"Keberhasilan menurunkan level PPKM hingga menjadi level 1 ini patut kita apresiasi. Upaya menurunkan dan mengendalikan mobilitas masyarakat dari penularan Covid-19 berhasil berkat kerja bersama semua pihak," kata LaNyalla seperti diberitakan oleh Republika.

Kendati demikian, Senator asal Jawa Timur itu mengingatkan agar semua pihak menahan diri untuk tidak terburu- buru melakukan euforia. Pada saat yang sama, LaNyalla mengingatkan agar kewaspadaan terus ditingkatkan, karena serangan wabah bisa terjadi tanpa diduga-duga.

"Apalagi kini sudah muncul varian baru Mu Covid-19. Jadi, masyarakat harus tetap waspada dan terapkan protokol kesehatan yang ketat serta mengikuti program vaksinasi," saran LaNyalla.

Saat ini, masih ada 19 daerah di Jawa Timur yang berada dalam status PPKM level 2. Daerah tersebut adalah Kabupaten Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Probolinggo, Pamekasan, Ngawi, Nganjuk, Malang, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Kediri, Jombang, Jember, Gresik, Bondowoso, Bojonegoro, Banyuwangi dan Bangkalan.

Sedangkan daerah yang masih level 3 ada 16 daerah yaitu Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Mojokerto, Magetan, Madiun, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, dan Kabupaten Blitar.

Meski semua daerah telah mengalami penurunan level PPKM, LaNyalla menilai Pemprov Jatim masih harus bekerja keras menurunkan semua level hingga betul-betul masuk pada zona hijau atau bebas Covid-19.

"Melalui kerja sama dan kedisiplinan semua unsur masyarakat kita optimis akan mampu mengalahkan serangan wabah Covid-19 dan kembali hidup normal. Kita harus belajar dari peristiwa yang lalu. Jangan sampai lengah dan terlalu longgar," ingat dia.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polrestabes Surabaya Buat Kampung Tangguh Zero Narkoba

Minggu, 26 September 2021 | 16:37 WIB

Barca Seri Lagi, Tagar Koeman OUT Jadi Trending Topic

Jumat, 24 September 2021 | 12:11 WIB

Gelombang 22 Dibuka Kapan ?

Jumat, 24 September 2021 | 11:08 WIB

Jangan Lalai, Gelombang Ketiga Covid-19 Mengintai

Jumat, 24 September 2021 | 10:23 WIB

80 Pasien Covid-19 di RSLI Surabaya Dinyatakan Sembuh

Jumat, 24 September 2021 | 10:11 WIB
X