813 SD dan 199 SMP di Banyuwangi Sudah Melakukan Belajar Tatap Muka

- Jumat, 5 Maret 2021 | 16:32 WIB
Ilustrasi Pembelajaran Tatap Muka.
Ilustrasi Pembelajaran Tatap Muka.

BANYUWANGI, AYOSURABAYA.COM -- Seluruh penyelenggara pendidikan di Kabupaten Banyuwangi telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pekan ini. Setidaknya 813 SD dan 199 SMP menggelar PTM terbatas lalu dipadukan dengan pembelajaran jarak jauh.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sempat memantau pelaksanaan PTM di SDN 4 Penganjuran, SD Muhammadiyah 1, SD Al Khairiyah dan SD AL Irsyad, Kamis (4/3). Peninjauan ini ditunjukkan untuk memastikan setiap kelas diisi maksimal 30 persen dari kapasitas demi mencegah penyebaran Covid-19. 

"Dan kepada seluruh siswa dan guru untuk tidak melepas maskernya selama proses pembelajaran di kelas," kata Ipuk.

Di kesempatan tersebut, Ipuk juga meresmikan Satgas Penegak Disiplin di wilayah Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi. Ia berharap, satgas dapat bekerja secara aktif dan saling mengingatkan agar tidak lalai menjaga disiplin protokol kesehatan (prokes). 

"Tidak perlu sungkan untuk menegur apabila menemukan pelanggaran prokes di masyarakat," tegas dia.

Camat Banyuwangi M Lutfi mengatakan, saat ini aktivitas ekonomi warga mulai bergerak. Oleh sebab itu, disiplin protokol kesehatan menjadi syarat wajib untuk menghindari Covid-19. Untuk memutus penyebaran Covid-19 di masyarakat, maka diperlukan satgas penegakan disiplin.

Menurut Lutfi, satgas yang dibentuk terdiri atas banyak elemen. Mereka nantinya akan bergerak memantau pergerakan masyarakat di sekolah, pusat keramaian, dan pusat aktivitas warga lainnya. "Untuk memastikan bahwa aktivitas warga tidak berpotensi memunculkan kasus Covid-19,” ucapnya.

Mengenai pelaksanaan PTM, Wali Murid di SD Al Khairiyah, Nur Khazanah menyatakan hampir semua wali murid merasa antusias dengan dimulainya PTM. Dia juga merasa lega karena sekolah diwajibkan PTM harus berjalan sesuai dengan protokol Covid-19. 

Dengan PTM, proses belajar anak pun lebih terarah. Sebab, pembelajaran melalui ponsel selama ini banyak keterbatasan.  "Anak saya ini biar ada aktivitas yang lebih membugarkan tubuhnya,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dirilis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jumat (5/3).

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Letusan Gunung Semeru Makan Korban Jiwa

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:27 WIB

Gunung Semeru Erupsi Sabtu Sore Pukul 15.30 WIB

Sabtu, 4 Desember 2021 | 16:52 WIB
X