Ngaku Bisa Gandakan Uang, Guru Spiritual Palsu Dibui

- Selasa, 31 Desember 2019 | 20:05 WIB
Ilustrasi uang palsu (Istimewa)
Ilustrasi uang palsu (Istimewa)

TRENGGALEK, AYOSURABAYA.COM -- Dua tersangka pengedar uang palsu ditangkap Tim Satreskrim Polres Trenggalek.

Dari tangan kedua pelaku disita uang palsu bentuk rupiah pecahan 100 ribu dan 50 ribu berjumlah total 7 juta 50 ribu.

Kedua pengedar uang palsu tersebut adalah Misdiyanto alias Ateng (40) warga Dusun Branjang, Desa Bogoran, Kecamatan Kampak, Trenggalek serta Gunawan (50) warga Cangkringan, Nganjuk.

AYO BACA : Risma: Konvoi dari Luar Kota Dilarang Masuk Surabaya

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan, kedua pengedar uang palsu ini masih berkaitan. Dalam aksinya, tersangka Misdiyanto mengaku sebagai seorang guru spiritual yang bisa mengubah uang palsu menjadi asli dan bisa menggadakannya. Sedangkan tersangka Gunawan merupakan murid dari Misdiyanto.

"Tersangka Gunawan membeli uang palsu 6,5 juta dengan harga Rp 2,5 juta dari seseorang di Pasuruan," ujar Calvijn, Selasa (31/12/2019).

Tersangka Gunawan ditangkap di Terminal Trenggalek saat hendak menyerahkan uang palsu ke Misdiyanto, guru spiritualnya itu. Gunawan mengaku nekat melakukan hal tersebut karena terbelit hutang Rp 300 juta.

AYO BACA : Alasan Wali Kota Pengganti Risma Cuma Jabat 4 Tahun

"Tersangka Gunawan membawa uang palsu untuk diserahkan ke Misdiyanto," jelas Calvijn.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Pandemi Melandai, Permintaan BBM di Jatim Naik 12%

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:52 WIB
X