Gejala Covid-19 Varian Delta dan Risiko Penularannya

- Kamis, 15 Juli 2021 | 12:36 WIB
Gejala umum Covid-19  adalah  batuk, sesak napas, kelelahan, anosmia, nyeri otot, serta gangguan pencernaan. (ayosurabaya)
Gejala umum Covid-19 adalah batuk, sesak napas, kelelahan, anosmia, nyeri otot, serta gangguan pencernaan. (ayosurabaya)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Virus Corona penyebab Covid-19 masih terus bermutasi dan menghasilkan varian atau virus baru. Salah satu varian yang kini mulai banyak ditemukan di Indonesia adalah virus Corona varian Delta atau Covid-19 varian Delta. Jenis virus Corona varian baru ini diketahui lebih cepat menular dibandingkan jenis sebelumnya.

Covid-19 varian Delta atau B.1.617.2 merupakan penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus Corona yang telah bermutasi. Munculnya varian virus Corona baru ini pertama kali dilaporkan di India pada Desember 2020. Varian ini telah ditemukan di lebih dari 74 negara, termasuk Indonesia.

Tersebarnya Covid-19 varian Delta merupakan masalah kesehatan serius dan turut berperan dalam terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Gejala Covid-19 Varian Delta

Covid-19 varian Delta bisa menimbulkan gejala yang berbeda-beda pada setiap orang. Berbagai gejala Covid-19 akibat infeksi virus Corona varian Delta ini juga bisa bersifat ringan hingga berat.

Beberapa orang yang positif Covid-19 varian Delta tercatat tidak memiliki gejala, tetapi sebagian besar lainnya mengalami keluhan yang bertambah parah dalam waktu 3–4 hari.

Berikut adalah beberapa gejala yang dapat muncul bila terkena Covid-19 varian Delta:

  1. Demam
  2. Pilek
  3. Sakit kepala
  4. Sakit tenggorokan
  5. Di samping gejala tersebut, Covid-19 varian Delta juga mungkin akan menimbulkan gejala umum Covid-19 lainnya, seperti batuk, sesak napas, kelelahan, anosmia, nyeri otot, serta gangguan pencernaan. Hingga saat ini, gejala-gejala Covid-19 varian Delta masih terus dipantau dan diteliti. Selain itu, untuk mendiagnosis Covid-19, tetap diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang dari dokter, termasuk tes PCR.

Risiko Penularan Covid-19 Varian Delta

Virus SARS-Cov-2 atau virus Corona penyebab Covid-19 varian Delta diketahui lebih mudah dan cepat menular daripada varian virus Corona lainnya. Riset sejauh ini menyebutkan bahwa Covid-19 varian Delta memiliki tingkat penularan lebih tinggi hingga 40% dibandingkan virus Corona varian Alpha.

Alasan mengapa varian virus Corona baru ini lebih cepat menular masih belum diketahui. Oleh karena itu, para peneliti pun masih terus mengkajinya.

Salah satu teori menyebutkan bahwa protein pada permukaan virus Corona varian Delta lebih mudah menyatu dan berbaur dengan sel manusia, sehingga membuat virus tersebut lebih mudah mengalahkan sistem kekebalan tubuh dan menginfeksi manusia.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Kadin Jatim Surati Presiden Jokowi Soal Cukai Rokok

Jumat, 17 September 2021 | 19:56 WIB

Bagaimana Cara Agar Lolos Kartu Prakerja Gelombang 20 ?

Sabtu, 11 September 2021 | 09:14 WIB

Tepis Kabar Koma, Megawati Muncul ke Depan Publik

Jumat, 10 September 2021 | 15:59 WIB

Megawati Dirawat di RSPP ?

Kamis, 9 September 2021 | 13:52 WIB
X