Waspada Bondowoso, Banyuwangi, dan Kota Madiun Masuk Zona Merah

- Rabu, 30 Juni 2021 | 06:43 WIB
Peta zonasi risiko Covid-19 per 27 Juni. Tiga wilayah di Jatim masuk zona merah.
Peta zonasi risiko Covid-19 per 27 Juni. Tiga wilayah di Jatim masuk zona merah.

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM --  Tiga kabupaten / kota di Jawa Timur yaitu Bondowoso, Banyuwangi, dan Kota Madiun ditetapkan masuk Zona Merah. Hal tersebut berdasarkan data terbaru covid-19 nasional yang diperbarui pada 27 Juni 2021.

Sementara tiga kabupaten / kota di Jawa Timur yang pekan lalu masuk zona merah yaitu Ponorogo, Ngawi dan Bangkalan kini statusnya berada di zona oranye atau risiko sedang.

Indonesia Hadapi Gelombang Kedua

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan, lonjakan kasus positif Covid-19 pasca periode libur Idul Fitri menunjukan terjadinya kenaikan kasus yang mencapai 381 persen atau hampir lima kali lipatnya dari titik kasus terendah. Kenaikan kasus ini juga mencapai puncaknya dalam waktu enam minggu.

Sedangkan pada puncak kasus pertama yang terjadi pada Januari 2021 lalu, kenaikan kasus yang terjadi mencapai sebesar 283 persen dari titik kasus terendahnya dan mencapai puncaknya dalam waktu 13 minggu. 

“Padahal, Indonesia sempat mengalami penurunan kasus sejak puncak pertama yaitu selama 15 minggu dengan total penurunan hingga 244 persen,” ucap Wiku dalam paparannya.

Selain itu, Satgas mencatat, jumlah kasus mingguan pada puncak pertama lonjakan kasus di awal tahun ini mencapai sebanyak 89.902. Sedangkan pada minggu ini jumlah kasus mingguannya mencapai 125.396 kasus. Bahkan, angka positif hariannya mencetak rekor tertinggi selama pandemi yakni mencapai 21.345 kasus.

“Hal ini menandakan second wave atau gelombang kedua kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia,” kata Wiku.

Wiku mengatakan, kenaikan kasus positif baik pada puncak pertama maupun puncak keduanya dikontribusikan oleh tiga provinsi di Pulau Jawa, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, kemudian disusul oleh Jawa Timur. Sedangkan Sulawesi Selatan yang turut berkontribusi pada puncak pertama tak kembali berkontribusi pada puncak kedua kali ini dan posisinya digantikan oleh DIY.

“Masyarakat terutama di ketiga provinsi ini harus berkontribusi dalam menekan lonjakan kasus Covid-19. Upaya penanganan adalah upaya kolektif. Untuk itu, inisiatif masyarakat dalam menekan dan mengendalikan kasus menjadi sangat penting,” kata Wiku.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Cara Daftar BLT UMKM Online Pakai HP, Gampang!

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:10 WIB

Deddy Cobuzier Akan Pindah Warga Negara, Kenapa ?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 08:54 WIB

PON XX Papua Berakhir, Jatim Tempati Peringkat 3

Jumat, 15 Oktober 2021 | 19:18 WIB

5 Penyesalan Tak Ikut Pelatihan Kartu Prakerja

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:57 WIB
X