Bareskrim Polri Akan Periksa Abu Janda Besok

- Minggu, 31 Januari 2021 | 08:49 WIB
Permadi Arya alias Abu Janda. ( Republika/Febryan.A)
Permadi Arya alias Abu Janda. ( Republika/Febryan.A)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Bareskrim Polri akan memanggil pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda yang menyebut "Islam Arogan" dalam unggahannya di media sosial Twitter. Pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap Abu Janda akan dilakukan pada Senin (1/2) besok.

Pemanggilan ini didasari laporan Medya Rischa soal dugaan ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan penistaan agama. "Benar dilayangkan panggilan terhadap Abu Janda terkait laporan 'Islam arogan'," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi kepada media, Sabtu (30/1).

Cuitan Abu Janda yang menyebut "Islam Arogan" menjadi sorotan berbagai pihak. Tidak sedikit masyarakat tak setuju dengan kata-kata yang dilontakan Abu Janda melalui akun media sosial twitternya. Akibat cuitannya, Abu Janda dipolisikan Medya Rischa kemarin, Jumat (29/1). Laporan Medya diterima dengan nomor: LP/B/0056//I/2021/BARESKRIM.

Baca Juga

Pujian untuk Performa Christian Eriksen Lawan Benevento
 
Pakar Hukum: Penyitaan Aset Terkait TPPU Harus Hati-Hati
 
PN Medan Kirimkan PK Tipikor Mantan Wali Kota Medan ke MA

Sebelumnya, cuitan Permadi Arya alias Abu Janda yang menyebut 'Islam arogan' berawal dari perang cuitan atau twit war dengan Tengku Zulkarnain. Pada awalnya, Tengku Zulkarnain lewat akun Twitter @ustadztengkuzul, berbicara soal arogansi minoritas terhadap mayoritas di Afrika. Lalu, Tengku Zulkarnain menyebut tidak boleh ada arogansi, baik dari golongan mayoritas ke minoritas maupun sebaliknya. Cuitan tersebut dipublikasikan hari Ahad (24/1).

Dulu minoritas arogan terhadap mayoritas di Afrika Selatan selama ratusan tahun, apertheid. Akhirnya tumbang juga. Di mana-mana negara normal tidak boleh mayoritas arogan terhadap minoritas. Apalagi jika yang arogan minoritas. Ngeri melihat betapa kini Ulama dan Islam dihina di NKRI," cuit Tengku Zulkarnain lewat akun Twitter @ustadztengkuzul, seperti dilihat, Jumat (29/1).

Kemudian Abu Janda membalas cuitan Tengku Zulkarnain. Dia menyebut Islam adalah pendatang dan Islam pula yang 'arogan' karena mengharamkan kearifan lokal di Indonesia.

"Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampai kebaya diharamkan dengan alasan aurat," cuit Abu Janda lewat akun @permadiaktivis1.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Kadin Jatim Surati Presiden Jokowi Soal Cukai Rokok

Jumat, 17 September 2021 | 19:56 WIB

Bagaimana Cara Agar Lolos Kartu Prakerja Gelombang 20 ?

Sabtu, 11 September 2021 | 09:14 WIB

Tepis Kabar Koma, Megawati Muncul ke Depan Publik

Jumat, 10 September 2021 | 15:59 WIB

Megawati Dirawat di RSPP ?

Kamis, 9 September 2021 | 13:52 WIB
X