Orangtua Berang, Daftar Ulang Siswa Baru di SMA 1 Puri Mojokerto Rp2,3 Jutaan

- Senin, 5 Juli 2021 | 12:35 WIB
Ilustrasi uang rupiah. (Mohamad Trilaksono dari Pixabay )
Ilustrasi uang rupiah. (Mohamad Trilaksono dari Pixabay )

MOJOKERTO, AYOSUABAYA.COM -- Puluhan wali murid mendatangi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Puri. Kedatangan mereka menyusul tingginya biaya daftar ulang di tengah pandemi Covid-19. Biaya daftar ulang ditambah dengan Dana Partisipasi Masyarakat (DPM) per siswa, mulai Rp2.377.000 sampai Rp2.808.235.

Untuk siswa baru, biaya daftar ulang sebesar Rp1.127.000 dan DPM sebesar Rp1.250.000 total Rp2.377.000. Kelas XI, biaya daftar ulang Rp945.000 dan DPM Rp1.838.235 total Rp2.783.235. Kelas XII daftar ulang Rp970.000 dan DPM Rp1.838.235 total Rp2.808.235.

AYO BACA : Bansos Akan Cair Minggu Kedua Juli, Ini Cara Mengecek di kemensos.go.id

Salah satu wali murid, Khoirul Inayah mengatakan, wali murid mendapatkan surat edaran dari pihak sekolah pada, Rabu (29/6/2021) pekan lalu terkait biaya daftar ulang tahun ajaran baru 2021/2022. “Bagi anak yang baik ke kelas 2, naik ke kelas 3 ada biaya-biaya yang menurut kami besar di tengah krisis ini,” ungkapnya, Senin (5/7/2021).

Masih kata Inayah, tidak hanya untuk siswa baru namun juga setiap kenaikan kelas akan diperlakukan seperti itu. Yakni membayar uang daftar ulang dan DPM. Menurut para wali murid, jika hal tersebut diterapkan bagi siswa baru dinilai wajar namun hal tersebut juga berlaku bagi siswa yang akan naik kelas.

AYO BACA : Cara Mendapatkan Subsidi Listrik Token PLN Juli 2021 & Besaran Diskon

“Ini menunjukkan sekolah ini, tidak punya sense of crisis di tengah pandemi. Memang sekolah memberikan kebijakan bagi yang mengajukan keringanan dengan membawa surat keterangan tidak mampu. Saya tidak melakukan itu, saya tidak mau memiskinkan. Bukan mampu atau tidak mampu di sini tapi tidak ada sense of crisis di tengah pandemi,” katanya.

Selain itu, lanjut Inayah, wali murid menyoroti jabatan kepala sekolah yang masih diisi Plt (Pelaksana Tugas). Menurutnya, Plt seyogyanya tidak membuat kebijakan meski diakui pendidikan membutuhkan biaya banyak. Tetapi tidak harus memaksakan di tengah pandemi, apalagi SMAN 1 Puri merupakan sekolah negeri.

“Untuk DPM bisa diangsur tapi daftar ulang tidak bisa diangsur. Jelas wali murid keberatan, sekolah sekitar tidak ada biaya daftar ulang maupun DPM. Sekolah sebelah hanya membayar SPP bulan Juli dan LKS, tidak ada DPM. Wali murid hingga saat ini, belum di kasih rincian biaya tersebut untuk apa saja,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Kebakaran Hebat Melanda PT Mertex Mojokerto

Rabu, 8 September 2021 | 16:56 WIB
X