Sebagian Buruh Pabrik di Mojokerto Sudah Terima THR

- Rabu, 28 April 2021 | 14:53 WIB
Ilustrasi uang rupiah. (Mohamad Trilaksono dari Pixabay )
Ilustrasi uang rupiah. (Mohamad Trilaksono dari Pixabay )

MOJOKERTO, AYOSURABAYA.COM -- Sebagian buruh pabrik di Mojokerto telah menerima THR. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan. Perusahaan agar membayar THR paling lama 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Mojokerto, Bambang Wijanarko mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mojokerto sampai saat ini belum ada perusahaan di Kabupaten Mojokerto yang mengajukan penangguhan THR.

“Sampai hari ini, saya sudah komunikasi dengan Disnakertrans belum ada pelaporan terkait pengaduhan THR. Maksudnya perusahaan tidak membayar THR, tidak ada. Justru ada laporan ke posko, sudah memberikan THR,” ungkapnya, Rabu (28/4/2021).

Pemberian THR di Kabupaten Mojokerto sudah dibayarkan pihak perusahaan sejak memasuki bulan suci ramadhan. Bambang mencontohkan, pabrik rokok PT Irutama (Ittihad Rahmat Utama) di Kecamatan Trowulan dan PT HM Sampoerna di Kecamatan Gondang sudah membayarkan THR kepada para pekerja.

“Di sini dan Gondang sudah bayar, sudah dilaporkan ke Disnakertrans. Yang terdampak Covid-19 tidak sedikit, saya yakin pengusaha membayar. Jika benar-benar terdampak, silahkan melakukan perundingan. Pemberian kerja melakukan perundingan dengan pekerjanya. Namun memang yang diajak perundingan hanya perwakilan,” katanya.

Masih kata Bambang, pembayaran THR di tahun 2021 tidak boleh dicicil namun ada kebijakan yang dilaksanakan di Kabupaten Mojokerto. Yakni ada negosiasi antara pengusaha dengan pekerja. Jika bulan ini tidak bisa dibayar maka akan dibayarkan pada bulan depan.

“Jika tidak bisa membayar, ada perjanjian. Nah ini biasanya menimbulkan situasi yang kurang menguntungkan karena hanya perwakilan yang diajak perundingan, dari 1 ribu pekerjaan yang diajak mungkin hanya 3 sampai 20 perwakilan. Dari 980, mungkin ada ya g tidak setuju dengan hasil perundingan bisa saja terjadi,” tegasnya.

 

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Kebakaran Hebat Melanda PT Mertex Mojokerto

Rabu, 8 September 2021 | 16:56 WIB
X