Panen Cabai, Para Petani Mojokerto Beli Puluhan Motor & Mobil Dibayar Tunai

- Sabtu, 3 April 2021 | 05:45 WIB
Ketika Para Petani Cabai di Mojokerto Borong Puluhan Motor hingga Mobil. (jatimnow.com via Republika)
Ketika Para Petani Cabai di Mojokerto Borong Puluhan Motor hingga Mobil. (jatimnow.com via Republika)

MOJOKERTO, AYOSURABAYA.COM – Para petani di Desa Pucuk, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto mendapatkan berkah dari melambungnya harga cabai di pasaran.

Hasil penjualan cabai yang dipanen para petani di desa itu dipakai untuk membeli hewan ternak, perhiasan, merenovasi rumah.

Bahkan, para petani Mojokerto pun membeli puluhan motor hingga mobil.

Alasannya, saat musim panen kali ini, cabai mereka terjual hingga Rp50.000 per kilogram.

AYO BACA : Yamaha R15 Hadir dengan Tiga Warna, Harga Sekitar Rp37 Jutaan

Suami istri petani cabai di Desa Pucuk, Udi (45) dan Umiyati (35), mengatakan, mereka meraup keuntungan Rp13 juta hingga Rp15 juta hanya sekali panen. Sekali panen, mereka menghasilkan 1,9 kwintal cabai di lahan kayu putih milik Perhutani.

"Seumur-umur baru kali ini, dan ini sejarah. Pernah mahal tapi gak ada panennya. Sekarang pas panen, pas harga jual juga tinggi. Jika akumulasi hampir 1 ton selama 10 kali panen. Ini tetap untung meski panen 50 kilogram tapi harga jual Rp50.000 per kilogram," kata Udi dan Umiyati, Kamis (1/4/2021).

Menurut Udi, dari keuntungan yang mencapai Rp500 juta itu dirinya bisa membeli hewan ternak sapi dan saat ini memperbaiki total rumahnya yang dulu berlantai tanah dan bertembok kayu kini direnovasi menjadi bangunan bertembok, berlantaikan keramik serta atap kanopi.

"Rencananya mau beli dua ekor sapi lagi. Kalau emas mungkin kalau ada sisa keuntungan dari panen terakhir ini. Kalau petani lainnya motor, mobil, saya bangun rumah saja," tutur dia.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Kebakaran Hebat Melanda PT Mertex Mojokerto

Rabu, 8 September 2021 | 16:56 WIB
X