Sambut Ramadan, Mojokerto Ditarget Masuk Zona Hijau

- Rabu, 24 Maret 2021 | 11:20 WIB
Alun-alun Mojokerto. (rahmat wijanarko)
Alun-alun Mojokerto. (rahmat wijanarko)

MOJOKERTO, AYOSURABAYA.COM -- Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra bersama Dandim 0815 Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto meninjau pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Desa Jasem dan Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Selasa (23/3/2021).

Ditargetkan, Kabupaten Mojokerto segera menjadi zona hijau pada bulan ramadan.

AYO BACA : Segudang Manfaat Brotowali bagi Kesehatan, Turunkan Gula Darah dan Hambat Sel Kanker

Wabup Mojokerto, Muhammad Al Barra menyampaikan, agar komitmen PPKM Mikro yang dijalankan hingga ke tingkat RT, betul-betul digencarkan secara intens. Hal ini juga didukung harapan agar Kabupaten Mojokerto segera menjadi zona hijau pada bulan ramadan tahun ini. Hal ini tidak bisa dikomando hanya dari pemerintah saja, namun harus ada komitmen sejalan dari masyarakat.

“Saat ini Kabupaten Mojokerto statusnya zona kuning. Kita berusaha agar Ramadhan ini, kita sudah bisa masuk zona hijau. Ini semua tentang komitmen bersama. Semua harus aktif dalam upaya penanggulangan. Untuk pembagiannya yakni zona kuning dengan kurang lebih 1-5 warga suspect covid, zona oranye 6-10 orang, dan zona merah lebih dari 10 orang. Itu semua terlapor setiap minggunya,” ungkapnya.

AYO BACA : Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Minta Vaksinasi untuk Petugas Masjid Dipercepat

Di Desa Watesnegoro, Wabup juga menjelaskan perihal kuota distribusi vaksin untuk daerah yang semuanya ditentukan oleh Pemerintah Pusat. Sehingga vaksinasi serentak tidak bisa dilakukan karena daerah hanya menerima vaksin dengan ketentuan Pemerintah Pusat sehingga daerah menjadwalkan untuk beberapa tahapan agar sampai kepada masyarakat.

Sementara itu, Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Inf Dwi Mawan Sutanto mengajak semua pihak untuk berusaha memperbaiki zona, dari kuning ke hijau. Dandim meminta agar upaya pengetatan protokol kesehatan (prokes) bisa menjadi salah satu upaya guna membantu perbaikan zona dalam kurun waktu seminggu ke depan.

“Kita tidak boleh berhenti menerapkan prokes, tentu dengan didukung Pemdes untuk terus sosialisasi dan edukasinya. Satu minggu ini, kami tunggu laporannya untuk Desa Jasem agar bisa memperbaiki zona dari kuning jadi hijau,” tegasnya.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Kebakaran Hebat Melanda PT Mertex Mojokerto

Rabu, 8 September 2021 | 16:56 WIB
X