Golongan Masyarakat yang Tidak Usah Mendaftar di Gelombang 21 karena Pasti Gagal

- Rabu, 15 September 2021 | 13:53 WIB
Ilustrasi KARTU PRAKERJA GELOMBANG 20 DIUMUMKAN JUMAT? Ini Penjelasannya (Prakerja.go.id)
Ilustrasi KARTU PRAKERJA GELOMBANG 20 DIUMUMKAN JUMAT? Ini Penjelasannya (Prakerja.go.id)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja akan membuka gelombang 21 Kartu Prakerja dalam waktu dekat. Gelombang 21 merupakan gelombang lanjutan yang ada di Semester II, dengan memanfaatkan sisa anggaran sebesar Rp 10 Triliun.

Bagi Anda yang kalah cepat mendaftar di Kartu Prakerja Gelombang 19 dan 20, siap-siap untuk mendaftar di Gelombang 21 yang segera datang.

Gelombang 21 akan menjadi gelombang lanjutan dari gelombang yang akan dibuka di Semester II Kartu Prakerja 2021.

Masyarakat umum baik yang sedang bekerja maupun tidak bekerja diperbolehkan untuk mendaftar melalui situs resmi prakerja.go.id. Namun, ada golongan masyarakat yang tidak diperbolehkan mendaftar atau menerima manfaat Kartu Prakerja.

Golongan daftar hitam tersebut adalah non-WNI, berusia di bawah 18 tahun, sedang mengikuti pendidikan formal, penerima bansos Kemensos, BSU, dan BPUM, anggota TNI/Polri, anggota DPR/D, dan BUMN/D, sudah ada dua anggota keluarga dalam satu KK yang menerima Kartu Prakerja.

Lalu, Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja juga mempunyai catatan golongan masyarakat yang diprioritaskan untuk menerima Kartu Prakerja. Mereka adalah yang mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih, bekerja pada sektor informal, bekerja pada sektor UMKM, mempunyai gaji yang relatif rendah, atau mereka yang paling terdampak akibat pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari pada akhir tahun 2020 lalu.

Lantas, kapan gelombang 21 akan dibuka? Hingga hari ini, Ayojakarta belum mendapatkan informasi resmi soal kapan dibukanya gelombang 21.

Namun yang pasti, pendaftar terpilih berhak mendapatkan total bantuan sebesar Rp 3,55 juta. Adapun rinciannya yaitu Rp 1 juta untuk saldo pembelian pelatihan (tidak bisa dicairkan), Rp 600 ribu selama 4 bulan, dan Rp 150 ribu dari survei atau rating yang diberikan.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Alasan Berpindah dari Tv Analog ke Digital

Sabtu, 25 September 2021 | 13:37 WIB

4 Cara Mengatasi Aplikasi PeduliLindungi yang Bermasalah

Selasa, 21 September 2021 | 09:00 WIB

8 Cara Mencairkan BLT UMKM Tanpa Antre

Senin, 20 September 2021 | 14:00 WIB

Kadin Jatim Surati Presiden Jokowi Soal Cukai Rokok

Jumat, 17 September 2021 | 19:56 WIB
X