BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sebagian Wilayah Jatim

- Selasa, 14 September 2021 | 09:56 WIB
Hujan di Balai Kota Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Selasa (17/12/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Hujan di Balai Kota Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Selasa (17/12/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia, Selasa 14 September 2021. Salah satunya di sebagian wilayah Jatim.

Menurut prakiraan cuaca BMKG, hujan lebat disertai kilat dan angin kencang berpeluang terjadi di bagian wilayah Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Bagian wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara juga diprakirakan menghadapi kondisi cuaca yang sama.

Seperti diberitakan Republika, BMKG menyampaikan kehadiran daerah konvergensi memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa bagian wilayah Indonesia. Menurut BMKG, daerah sirkulasi siklonikdi perairan barat Sulawesi Barat membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Sulawesi Barat bagian Utara, Sulawesi Tengah hingga Selat Karimata bagian tengah.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari perairan barat Aceh hingga Selat Malaka, dari perairan barat Lampung hingga Riau, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara. Kemudian, dari perairan timur Kalimantan Utara hingga Kalimantan bagian utara,di Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Barat, dari perairan barat Papua Barat hingga Maluku Utara bagian selatan, dan dari Papua hingga Papua Barat.

"Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konvergensi tersebut," kata BMKG.

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Alasan Berpindah dari Tv Analog ke Digital

Sabtu, 25 September 2021 | 13:37 WIB

4 Cara Mengatasi Aplikasi PeduliLindungi yang Bermasalah

Selasa, 21 September 2021 | 09:00 WIB

8 Cara Mencairkan BLT UMKM Tanpa Antre

Senin, 20 September 2021 | 14:00 WIB

Kadin Jatim Surati Presiden Jokowi Soal Cukai Rokok

Jumat, 17 September 2021 | 19:56 WIB
X