Hingga Nafas Terakhir, Dokter Hilmi Perjuangkan Pasien Covid-19 Sembuh

- Senin, 8 Juni 2020 | 23:50 WIB
Richard saat berkunjung di makam ayahnya, dokter Hilmi Wahyudi (Dok Keluarga)
Richard saat berkunjung di makam ayahnya, dokter Hilmi Wahyudi (Dok Keluarga)

GRESIK, AYOSURABAYA.COM -- Seorang dokter di Gresik berjuang menyembuhkan pasiennya hingga nafas terakhirnya berembus.

Hilmi Wahyudi begitu nama seorang dokter di RS Mabarrot MWC NU yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Gresik. Namanya kini tercatat sebagai salah satu dokter yang wafat dalam tugas menangani pasien Covid-19.

Istri almarhum Dewi Anggrahami (37) menceritakan, suaminya selama ini kerap menahan sakit demi menyembuhkan pasien Covid-19 hingga hari terakhirnya. Loyalitas itu ditunjukkan agar banyak pasien sembuh dari Covid-19. Meski sebenarnya sang suami juga sedang 'berperang' melawan penyakitnya. 

Hilmi diketahui menderita sakit diabetes dan ginjal sudah lama. Tiga bulan yang lalu, ia sempat diwajibkan menjalani cuci darah di RS Ibnu Sina. Sampai akhirnya, Hilmi yang menjadi tulang punggung keluarga ini, harus mengalah dari penyakitnya. Ia dinyatakan meninggal dan dimakamkan pada Jumat (29/5/2020) lalu. 

"Meski dalam kondisi sakit, beliau (Hilmi) masih semangat bekerja, menyembuhkan pasien Covid-19," ungkap warga Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar saat dihubungi melalui selulernya, Senin (8/6/2020). 

Hilmi sendiri meninggalkan empat orang anak yang masih sekolah. Anak pertama Richard masih 16 tahun, sekolah kelas satu SMA. Kemudian adiknya masih kelas satu SMP dan ketiga dan keempat anaknya masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Apalagi, pesan terakhir dari suaminya, anak-anak harus lulus sekolah. Setidaknya harus menjadi dokter semua, agar bisa menyembuhkan pasien yang sakit. Kendati demikian, ia merasa binggung, sebab dirinya selama ini hanya mengandalkan gaji suaminya. 

"Ndak tahu ini ke depannya bagaimana, saya juga hanya seorang ibu rumah tangga saja. Ini aja, hanya mengandalkan gaji suami yang terakahir," kata Dewi. 

Istri dari Hilmi ini juga mengaku masih mencari cara bagaimana harus memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia belum tahu apakah ada insentif bagi suaminya yang merupakan tenaga medis garda terdepan yang meninggal selama pandemi Covid-19

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Kali Lamong Meluap, 7 Desa di Gresik Banjir

Senin, 15 Maret 2021 | 14:32 WIB

Bupati Gresik Tolak Mobil Dinas Baru

Sabtu, 6 Maret 2021 | 20:36 WIB

Bupati Gresik Tegur ASN yang Kerjanya Lemot

Senin, 1 Maret 2021 | 10:30 WIB

Hari Ini Ratusan ASN Gresik Menjalani Vaksinasi

Rabu, 24 Februari 2021 | 14:07 WIB

Hari Ini Stasiun Indro Gresik Dibuka

Rabu, 10 Februari 2021 | 11:13 WIB
X