Perkembangan Kasus Pemerkosaan dan Uang Damai Oknum DPRD Gresik

- Jumat, 15 Mei 2020 | 19:22 WIB
Ilustrasi korban pemerkosaan (Istimewa)
Ilustrasi korban pemerkosaan (Istimewa)

GRESIK, AYOSURABAYA.COM -- SG (50) memerkosa siswi SMP di Gresik hingga hamil, akhirnya diringkus.

Kepada polisi, SG mengakui sudah lebih dari 10 kali merudapaksa gadis malang tersebut.

Ironis, saat dinterogasi Kapolres Gresik Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo di depan Mapolres Gresik, Jumat (15/5/2020), SG merasa tak bersalah. Tanpa menyesal, SG mengklaim berani memerkosa karena sudah membayar sejumlah uang.

"Saya beli kok, setelah berhubungan, saya memberikan uang kepada korban," kata pelaku SG di hadapan wartawan.

Ia juga tidak menampik merudapaksa korban di banyak tempat, seperti sawah, kandang ayam, hingga rumah pelaku. Akibat pemerkosaan itu, korban MD yang masih duduk di bangku sekolah SMP mengalami trauma serta hamil 7 bulan.

Gresik AKBP Kusworo Wibowo">Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, pelaku disangkakan melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak Pasal 81 juncto Pasal76 D subsider Pasal76 E.

"Ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara," tegas Kusworo.

Uang Damai Anggota DPRD 

Sementara DPRD setempat memberi sanksi kepada anggotanya berinisial NH yang menawarkan "uang damai" Rp 1 miliar kepada keluarga korban asal tak menuntut pelaku.

Halaman:

Editor: Regi Yanuar Widhia Dinnata

Tags

Terkini

Kali Lamong Meluap, 7 Desa di Gresik Banjir

Senin, 15 Maret 2021 | 14:32 WIB

Bupati Gresik Tolak Mobil Dinas Baru

Sabtu, 6 Maret 2021 | 20:36 WIB

Bupati Gresik Tegur ASN yang Kerjanya Lemot

Senin, 1 Maret 2021 | 10:30 WIB

Hari Ini Ratusan ASN Gresik Menjalani Vaksinasi

Rabu, 24 Februari 2021 | 14:07 WIB

Hari Ini Stasiun Indro Gresik Dibuka

Rabu, 10 Februari 2021 | 11:13 WIB
X