Ibu Positif Covid-19 Boleh Menyusui Anak, Ini Syaratnya

- Selasa, 29 Juni 2021 | 11:31 WIB
Ilustrasi ibu dan bayi (Pixabay)
Ilustrasi ibu dan bayi (Pixabay)

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Seorang ibu yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 masih bisa menyusui sang anak, namun dengan syarat tertentu. Yakni tetap menerapkan protokol kesehatan dan tidak memiliki gejala Covid-19 yang berat. 

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Pusat Nia Umar mengatakan sebaiknya ibu dan bayi tidak langsung dipisahkan ketika sang ibu positif Covid-19. Dengan catatan, sang ibu tersebut tidak memiliki gejala yang berat dan bisa melakukan isolasi mandiri.

 "Akan lebih berisiko jika dititip kepada orang lain, apalagi misalnya yang dititipkan orang tua yang rentan risiko Covid-19. Boleh dengan ibunya, tapi ibunya harus selalu pakai masker dan jalankan protokol kesehatan yang ketat," ujar Nia dalam Instagram Live Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak (GKIA), sebagaimana dilansir dari Republika, Selasa 29 Juni 2021. 

Nia mengatakan seorang ibu harus paham betul dengan kondisi tubuhnya. Jika sudah merasa kepayahan sebaiknya meminta orang terdekat yang tidak terinfeksi untuk menjaga sang bayi.

ASI bisa diberikan secara langsung pada waktu bayi membutuhkannya. Jika tidak bisa menyusui secara langsung, maka ibu dapat memerah ASI untuk diberikan kepada bayinya.

"Biar nggak lupa puting, tetap disusukan dan nggak dipisahkan. Semua protokol kesehatan dijalani, selesai disusukan, titipkan kalau bisa dititip. Kalau kondisinya Covid-19 berat, terpaksa kasih ASI perah, ingatkan pada yang dititipkann untuk pakai sendok atau pipet. Kalau masih bisa menyusui langsung masker harus dobel, cuci tangan sebelum menyusui, bersihkan area-area sekitar menyusui, protokol kesehatan harus ketat," kata Nia.

AYO BACA : PENDAFTARAN CPNS 2021 Dibuka 30 Juni, Kapan Tesnya ?

Tidak sedikit ibu yang khawatir ASI-nya terkontaminasi dengan virus corona. Maka, para ibu yang positif Covid-19 memilih berhenti menyusui.

Ahli gizi Tan Shot Yen mengatakan saat seorang ibu terpapar Covid-19, maka antibodi pun terbentuk dalam tubuhnya. Antibodi tersebut akhirnya ikut mengalir bersama ASI.

Halaman:

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Terkini

X