Hati-hati, 6 Kandungan Skincare yang Perlu Dihindari Ibu Hamil

- Sabtu, 6 Februari 2021 | 09:17 WIB
Ilustrasi. (chezbeate dari Pixabay )
Ilustrasi. (chezbeate dari Pixabay )

SURABAYA, AYOSURABAYA.COM -- Seorang ibu hamil harus lebih berhati-hati terhadap semua yang digunakannya. Termasuk dalam menggunakan skincare. Pasalnya, ada beberapa zat dalam produk skincare yang berisiko membahayakan janin dan ibu hamil. Apa saja kandungan yang dimaksud? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.  

Mengutip alodokter.com, meski tidak benar-benar masuk ke dalam tubuh, apa yang Bumil oleskan ke kulit juga bisa masuk ke aliran darah. Jadi, Bumil perlu menghindari bahan-bahan yang dapat membahayakan janin. Selain itu, beberapa bahan skincare juga bisa jadi lebih “keras” untuk kondisi kulit saat hamil sehingga menyebabkan efek yang tidak diinginkan.

6 Kandungan Skincare yang Perlu Dihindari Ibu Hamil
Berikut adalah 6 kandungan skincare yang sebaiknya Bumil hindari agar tidak menimbulkan efek samping selama kehamilan:
1. Paraben
Paraben biasanya digunakan sebagai pengawet dalam berbagai produk kosmetik dan berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur berbahaya. Sebuah studi menyebutkan bahwa paparan paraben dapat menyebabkan gangguan proses metabolisme pada janin hingga dia dewasa.

2. Oxybenzone
Oxybenzone umumnya sering ditemukan dalam produk tabir surya untuk melindungi kulit dari radiasi sinar UV.

Karena oxybenzone dikenal sebagai bahan kimia yang dapat mengganggu sistem endokrin, penggunaannya selama kehamilan dikhawatirkan dapat merusak keseimbangan hormon kehamilan dan menyebabkan gangguan kesehatan permanen pada janin serta ibu hamil.

3. Kedelai
Meski produk berbahan dasar kedelai umumnya tergolong aman, bahan ini memiliki efek estrogenik. Efek ini dapat memicu atau memperburuk bercak gelap pada kulit yang disebut melasma atau kloasma. Jika Bumil sudah lebih dulu mengalami melasma, sebaiknya hindari produk skincare berbahan kedelai, ya.

4. Hydroquinone
Hydroquinone biasanya ditemukan pada produk skincare pencerah kulit. Ketika dioleskan pada kulit, hydroquinone dapat terserap oleh tubuh. Walau pengaruhnya terhadap janin belum jelas, sebaiknya kandungan ini Bumil hindari.

5. Retinoid
Retinoid biasanya ditemukan pada produk pencegah penuaan dan jerawat karena dapat mempercepat pembaruan kulit. Menurut penelitian, retinoid oral (yang diminum) berisiko menyebabkan cacat lahir. Namun, agar aman sebaiknya Bumil juga menghindari penggunaan produk skincare yang mengandung senyawa ini.

6. Asam hidroksi
Asam hidroksi umumnya ditemukan dalam produk perawatan jerawat dan peradangan kulit, juga beberapa produk pembersih dan exfoliator. Pada kemasan, biasanya kandungan ini ditulis sebagai beta hydroxy acid (BHA), alpha hydroxy acid (AHA), asam salisilat (salicylic acid), asam glikolat (glycolic acid), dan asam laktat (lactic acid).

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

X