Ilegal, 20% Telefon Genggam yang Beredar di Indonesia

- Selasa, 9 Juli 2019 | 14:27 WIB
Pemerintah akan mengontrol IMEI untuk mengatur peredaran telefon genggam ilegal. (Pixabay)***
Pemerintah akan mengontrol IMEI untuk mengatur peredaran telefon genggam ilegal. (Pixabay)***

Sekira 20% telefon genggam yang beredar di Indonesia ilegal. Ponsel-ponsel itu masuk ke Indonesia tanpa proses registrasi dan sertifikasi. Sistem kontrol IMEI bisa mengendalikan peredaran barang ilegal yang merugikan negara sekitar Rp2,8 triliun setahun itu.

JAKARTA, AYOSURABAYA.COM-- Sekira 20% dari ponsel pintar yang beredar di Indonesia ilegal. Barang-barang itu masuk ke Indonesia tanpa proses registrasi dan sertifikasi dari pihak berwenang. Barang ilegal itu masuk lewat saluran pasar yang biasa disebut sebagai black market.

Menurut Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia, kalau dalam setahun ada 45 juta unit ponsel pintar yang terjual di Indonesia, sekitar 9 juta di antaranya adalah ponsel ilegal dengan nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI) tidak terdaftar di lembaga berwenang di Indonesia.

Director Government Affairs Qualcomm International Nies Purwati menjelaskan, banyaknya ponsel pintar ilegal di Indonesia didorong oleh sejumlah faktor.

Salah satu di antaranya adalah diterapkannya sistem DIRBS (Device Identification, Registration, and Blocking System) untuk pengendalian IMEI. Dengan adanya sistem DIRBS, ponsel black market yang sedianya akan dikirim ke pasar negara lain, beralih ke Indonesia.

Di sisi lain, ponsel ilegal juga bisa bersumber dari dalam negeri yang perakitan maupun penjualannya dilakukan via media sosial atau marketplace.

"Untuk Indonesia, kategori ponsel ilegal ditambah lagi, illegal smuggling, ponsel BM (black market)," ujar Nies, Senin (8/7/2019).

APSI memperkirakan, potensi nilai pajak yang hilang dari penjualan ponsel pintar secara ilegal di Indonesia mencapai Rp2,8 triliun per tahun.

Diketahui, sebuah ponsel pintar dikatakan ilegal kalau:

1. IMEI tidak sesuai format.

2. IMEI tidak valid.

Halaman:

Editor: Rahim Asyik

Tags

Terkini

Apple Sebutkan iOS Lebih Aman Ketimbang Android

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:11 WIB

Cara Mengecilkan Ukuran Video dengan Sederhana

Minggu, 17 Oktober 2021 | 11:19 WIB

Spesifikasi Asus Zenfone 8, Ponsel Asus Terbaru

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:11 WIB

Beli Ponsel Xiaomi, Dapat Bonus Voucher Gojek

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:35 WIB

Link Solo Leveling 169, Selamat Membaca

Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:53 WIB

5 Cara Viral di TikTok dan Masuk FYP, Siap Terkenal?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:33 WIB

Spesifikasi Vivo Y20T, Ponsel Harga Rp 2 Jutaan

Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:33 WIB

Mengenal Fitur RAM Plus pada Samsung Galaxy A52

Senin, 11 Oktober 2021 | 22:06 WIB

Cara Membuat Channel YouTube di Ponsel dan Desktop

Senin, 11 Oktober 2021 | 16:38 WIB
X